Yusuf Islam a.k.a Cat Stevens

Sudah lama nggak update blog ini…:-) Tiba-tiba ingin coret-coret lagi di sini.

Di satu hari minggu beberapa waktu lalu, Yopi teman karib saat kuliah di Bandung dulu nge-buzz di yahoo messenger. Dia bilang ada ‘hadiah’ untuk dua anak laki-laki saya. Kirain dia mau kirim apa dari Canberra tempatnya sedang kuliah sekarang. Ternyata yang dia kirim sangat berharga. Dia kasih link video rekaman di Youtube penyanyi kondang Cat Stevens yang sekarang berganti nama menjadi Yusuf Islam itu. Link ke Youtube itu adalah rekaman Yusuf Islam menyanyi di sebuah acara BBC, menyanyikan lagu Father and Son. Indah betul. Saya suka Cat Stevens, yang lagu lainnya Wild World pernah dipopulerkan kembali oleh grup rock Mr.Big dipertengahan tahun 1990-an.

Cat Stevens sudah tua, settled, dan pindah agama. Di rekaman acara BBC itu dia adem sekali. Saya iseng search video-video rekaman Cat Stevens yang lain di Youtube. Ketemu beberapa rekaman lama dia sedang konser tahun 1970-an. Antara lain dia menyanyikan juga lagu Father and Son itu. Rambut masih gondrong, gaya hidupnya saat itu besar kemungkinannya bohemian. Mestinya urakan, persis dengan para penyanyi Flower Generation yang lain.

Ini dua link-nya. Silahkan di klik:

http://www.youtube.com/watch?v=a48EkBy-SUc

http://www.youtube.com/watch?v=VlGLuRlhW3c

Entah kenapa, mendengar dan menonton rekaman lagu Father and Son ini membuat terharu…(he..he, mungkin karena sedang Musim Gugur, menjelang winter, suasana kelabu jadi bawaannya melankolis). Terutama melihat rekaman di BBC itu. Seperti yang dia nyanyikan di situ:’look at me, I am old but I am happy’.

Kelihatannya memang ada beberapa hal yang membuat saya merenungi rekaman lagu Cat Stevens itu. Pertama, saya rasa beruntung sekali orang-orang seperti Cat Stevens. Ada umur, bisa menengok ke belakang dan berdamai dengan segala kesalahan masa lalu. Saya ingin juga punya umur dan bisa menengok segala hal dibelakang. Pasti merasa beruntung apabila jika menengok kebelakang ternyata telah banyak melakukan hal yang benar dan berguna. Dan pasti merasa harus bisa berdamai dengan masa lalu apabila ternyata ketika menengok menemukan banyak kesalahan yang menggunung atau merasa banyak hal yang belum sempat dilakukan.

Kedua, mungkin juga lirik lagu Father and Son itu yang membuat terharu. Jadi teringat ayah sendiri di Jakarta. Saat yang sama, jadi teringat juga sama dua bocah laki-laki saya. Beberapa waktu belakangan, waktu saya bersama dua bocah itu jadi jauh lebih banyak. Karena istri bekerja, saya harus ekstra time di rumah. Jaga anak yang kecil, karena masih pre-K jam sekolahnya pendek. Cuma 2,5 jam sehari. Jadi harus di rumah bersama mereka sampai ibunya pulang. Dan itu tergantung pada jadwal kerja ibunya yang juga nggak fixed. Baru kemudian giliran saya ke kampus. Mendengarkan lagu Father and Son itu seperti melihat diri sendiri sedang berusaha berkomunikasi dengan dua bocah itu. Mendengarkan lagu itu, juga mengingatkan saya bahwa suatu hari nanti, pasti akan ada moment dimana saya harus memperlakukan mereka sebagai orang dewasa yang punya pikiran sendiri.

Ini lirik lengkapnya:

Father
Its not time to make a change,
Just relax, take it easy.
You’re still young, thats your fault,
There’s so much you have to know.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but I’m happy.

I was once like you are now, and I know that it’s not easy,
To be calm when you’ve found something going on.
But take your time, think a lot,
Why, think of everything you’ve got.
For you will still be here tomorrow, but your dreams may not.

Son
How can I try to explain, when I do he turns away again.
Its always been the same, same old story.
From the moment I could talk I was ordered to listen.
Now theres a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.

Father
Its not time to make a change,
Just sit down, take it slowly.
You’re still young, that’s your fault,
There’s so much you have to go through.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but I’m happy.
(son– away away away, I know I have to
Make this decision alone – no)
Son
All the times that I cried, keeping all the things I knew inside,
It’s hard, but it’s harder to ignore it.
If they were right, I’d agree, but it’s them you know not me.
Now there’s a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.
(father– stay stay stay, why must you go and
Make this decision alone? )

11 Tanggapan to “Yusuf Islam a.k.a Cat Stevens”

  1. bleu Says:

    Iya, udah lama banget…

  2. soegank Says:

    mungkin sekali waktu, loe perlu juga melihat “lebih” ke belakang lagi. ke masa loe masih suka terjebak bareng “gerombolan paria berseragam coklat” makan nasi goreng pera di depan tong sampah besar Pasar Majestik.

    Semoga anak-anak kita tidak perlu menelusuri “the path of enlightment” seperti kita (kita…?….loe kalee….) dulu….

  3. philips vermonte Says:

    bule: kenapa lu? Kangen ama gue?..he..he

    Soegank: gw kira siapa…tapi begitu nyinggung isu SARA ‘pria berseragam coklat’ penggemar nasgor deket tong sampah, , langsung ketebak siapa…he..he… Apa kabar lu?

  4. yus ariyanto Says:

    bung, ikutan terharu, neh. gape memang si ucup itu..he..he… jadi, inget bahwa kite emang udah toku. anak-anak mulai besar. lalu, menempuh jalan sendiri-sendiri.

  5. sambaldadakan Says:

    Salah satu Blog favorit saya.
    Blog walking, sekalian mengiklankan diri saya!Cheers,,,!

  6. Widya Says:

    Lips, bagus juga kita mulai merasa tua, semangatnya kayak di dalam negeri sekarang yang sedang memperingati sumpah pemuda dengan isu suksesi era kepemimpinan kaum muda. Nah, kalo ente aja udah merasa tua… gimana para pemimpin ini seharusnya ya??

  7. silvius rejaan Says:

    Biasanya ketika masih muda tentu banyak waktu untuk kegiatan-kegiatan luar,ketika memasuki usia senja,kita mulai sadar kalau kini kita punya banyak waktu lagi,lantas berbagai hiburan mulai kita nikmati,guna mengisi hari-hari lowong,termasuk internetan,dengar lagu-lagu,dll

  8. Gaffar Says:

    “(he..he, mungkin karena sedang Musim Gugur, menjelang winter, suasana kelabu jadi bawaannya melankolis).”

    Kalau di puncak summer dan suasana sedang meriah (istilah teman saya si Arie Sujito penuh ‘provokasi biologis’ hehehe…) bawaannya apa nih?

  9. dermadi Says:

    :) thanks Om, link Cat Stevens-nya.

  10. Candy Says:

    keliatan ya dari umurnya… lagunya cat stevens :-p Apa kabar niy?

  11. locong Says:

    emang bikin terharu kalo dengerin tu lagu apa lagi sering bertengkar dengan bokap..hehe
    kalau saya sih senengnya morning has broken soalnya lagi patah hati mas..hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: