Akhirnya

Akhirnya, setelah hampir tiga minggu koma akibat kecelakaan, semua life support yang dipasang di tubuh Tara, supervisor di tempat kerja saya di perpustakaan kampus, baru saja diputuskan untuk dicabut. Saya barusan baca di blog yang dibuat oleh adiknya di sini. Kerusakan yang dialami di otaknya (juga paru-paru) akibat kecelakaan itu hampir menyeluruh, tidak tersembuhkan.

Sekarang Tara bernafas sendiri, tentu tidak maksimal karena paru-parunya juga cedera parah. Dan tetap koma. Paling lambat dalam dua hari semua organ tubuhnya akan berhenti, dan dia bisa pergi kapan saja. Artinya, Tara tidak akan kembali kepada suaminya, anaknya, keluarganya dan pada kami semua yang mengenalnya.

Kemarin sore beberapa dari kami di tempat kerja mendiskusikan kemungkinan untuk menengok Tara ke rumah sakit siang ini. Tapi setelah didiskusikan, kelihatannya itu bukan ide baik. Kami khawatir akan menambah kesedihan keluarganya jika melihat rekan kerja Tara datang melihatnya dalam keadaan seperti itu. Disamping itu, mungkin saat-saat ini keluarganya sangat membutuhkan privacy. Ada alasan lain juga yang menyentuh yang disampaikan seorang teman. Dia bilang tidak ingin melihat Tara (mungkin) untuk terakhir kalinya in pain. Dia ingin mengingat Tara yang selalu tersenyum, semangat, dan tertawa gembira. Akhirnya, kami menganggukkan kepala tanda setuju. May she rest in peace.

5 Tanggapan to “Akhirnya”

  1. EwinKy Says:

    Turut berduka cita deh bagi semua orang yang kehilangan Tara. Semoga diberi ketabahan…

  2. Kampret Nyasar Says:

    Semoga ini menjadikan kita sadar bahwa hidup hanya sementara dan semoga kita- bisa meninggalkan “legacy’ yang positif thd lingkungan sekitar.. sedih juga mbaca update artikelnya..

    salam kenal dari negeri seberang..

  3. ilham Says:

    1) Sy seperti pernah mengenal nama pemilik blog ini, lalu saya membukanya. senang mengenal anda, tuan :D, namun…
    2) Saya turut berduka dengan kejadian Tara. Kebetulan yg pertama terbaca dari blog ini, juga kecelakaan adalah salah satu konsen saya…

    met kenal om Philips…

  4. aroengbinang Says:

    life’s really short; ikut mendoakan buat Tara, dan hari ini kita kehilangan bung Chrisye. smoga smuanya berbahagia di alam yg lebih langgeng. salam.

  5. philips vermonte Says:

    Bung Ilham, salam kenal juga. Juga thanks buat semua yang sudah mampir. Life is short, that’s why I wanna try to be a better person. Chrisye dan rekan saya Tara sepertinya disayang banyak orang, maka banyak yang merasa kehilangan. Kalau saya? Only God and myself know. Btw, Tara hingga hari ini masih survive. Don’t know whether I should hope for a miracle…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: