20 Tahun David Letterman Show

Ini posting ketiga hari ini…he..he. Bukan apa-apa, seminggu kemarin relatif tidak sempat update blog. Sekarang hari Sabtu, libur kerja di perpustakaan dan libur kuliah. Kami tidak kemana-mana hari ini. Dingin sekali, sejak beberapa hari lalu ada weather advisory, di koran mahasiswa kampus dan juga televisi. Disarankan tinggal dirumah saja weekend ini. Di luar sana dingin, minus 19 celcius hari ini dan besok mungkin lebih (buat orang Amerika yang lama tinggal di midwest area, ya masih tahan. Cuma kita kan orang Melayu, mendingan ikut weather advisory saja, tinggal di rumah…he..he). Jadilah saya meng-update blog lagi. Lagi istirahat dari membaca bahan kuliah juga, i had enough for today.

Ini soal acara televisi. Semalam saya nonton salah satu talkshow favorit saya, Late Show with David Letterman, di saluran CBS. Saya pertama kali nonton David Letterman waktu kuliah di Australia dulu. Sejak itu saya (juga istri saya) hampir tidak pernah melewatkannya. Lucu dan bernas (banyak orang lebih suka Jay Leno, tapi entah kenapa saya lebih suka David Letterman).

Tadi malam adalah edisi ulang tahun talkshow ini. Perayaan 20 tahun Late Show with David Letterman. Tamunya adalah Bill Murray, aktor komedian itu. Rupanya, ketika show pertama David Letterman 20 tahun lalu, Bill Murray adalah tamu pertamanya. Mereka berdua, David Letterman dan Bill Murray, tampak seperti teman akrab. Kelihataan ada semacam keharuan juga dari keduanya. Mungkin sama-sama terharu menyadari bahwa mereka bisa bertahan 20 tahun lamanya, dan tetap populer. Tapi show semalam tetap lucu, tidak pakai cerita sedih…he..he

Saya sempat berpikir juga, mengapa tidak ada program televisi di Indonesia yang bisa bertahan demikian lama, sampai 20 tahun? Apalagi program talkshow. Salah satu alasannya, mungkin, karena program talkshow kita di Indonesia terlanjur diidentikkan dengan talkshow soal politik. Tamunya ya para intelektual, yang kemudian banyak menjadi selebriti, tapi nggak pernah menulis lagi karya ilmiah apalagi buku…he..he. Atau para politisi, acara talkshow jadi lebih mirip kampanye politik dengan pernyataan-pernyataan standar.

Karena lebih banyak soal politik, ya jelas nggak lama bertahan. Kalau gonjang-ganjing politik lewat, ya acaranya tidak lagi diminati. Atau jangan-jangan pihak televisi ikut menyumbang pada kekisruhan politik supaya acara talkshow nya laku dijual? Nah lo…

Mestinya insan kreatif pertelevisian bisa bikin program mengenai human interests, nggak melulu soal politik.

Ada sebab lain mengapa program talkshow tidak bisa bertahan lama di Indonesia. Mungkin karena kita ini memang tidak bisa lugas dan jernih menyampaikan pendapat dalam persoalan yang kita hadapi sehari-hari. Makanya talkshow lebih sering menjadi membosankan, tidak menghibur. Host-nya kelabakan mengarahkan pertanyaan yang cerdas dan menghibur, tamu-nya memiliki keterbatasan kosa kata. Jadilah membosankan.

Sebetulnya ada juga talkshow di Indonesia yang saya sukai. Dulu pernah ada talkshow di RCTI yang di host oleh Ebet Kadarusman. Saya rajin nonton acara Ebet yang relaxing itu. Tapi acara itu juga lalu menghilang. Padahal menurut saya talkshow Ebet Kadarusman Show itu cerdas dan menghibur. Dia mengundang tamu dengan topik human interests, tidak melulu soal politik. Sayang tidak bertahan lama.

Saya suka juga Wimar Witoelar. Lupa di RCTI atau SCTV. Acara Perspektif. Acara itu juga nggak lama, ‘dibreidel’. Sekarang kabarnya Wimar Witoelar punya show lagi, tapi saya belum pernah menontonnya.

Saya rasa ini tantangan buat dunia pertelevisian kita. Membuat acara yang bisa meng-absorb refleksi pemikiran masyarakat secara cerdas dan menghibur. Daripada kebanyakan sinetron dan program hantu-hantuan.

7 Tanggapan to “20 Tahun David Letterman Show”

  1. rizal Says:

    Recently, Tukul Arwana is the guy here.

  2. Roby Says:

    siapa tukul arwana?
    dia lucu?

  3. yanie Says:

    sebenarnya banyak acara talk show di Indonesia yang tidak melulu bicara politik, misalnya Dorce Show (Dorce), Ceriwis (Indy Barens dan Indra Bekti), Lepas Malam (dulunya Farhan, tapi sekarang di host oleh Indy Barens), Om Farhan (Farhan), Empat Mata (yang lagi populer2nya disini di host oleh Tukul Arwana), Bincang Bintang (Tika Panggabean), dan lainnya..

    ada juga Kick Andy (host Andy F Noya) di Metro TV yang talk shownya punya topik yang variatif dan menarik.

    jadi tidak semua talk show di Indonesia bicara soal politik, meskipun masih banyak juga yg bertema politik. saat ini topik talk show sudah bervariatif, bahkan ada talk show yang menggabung politik dan dunia hiburan dengan mengundang tamu politikus/pejabat dan artis secara bersamaan.

    PS: acara Wimar Witoelar yang baru kalau tidak salah ada di Jak TV, dan kalau gak salah juga judul acaranya Wimar’s World…hehehe..

  4. philips vermonte Says:

    Yanie, thanks. Mungkin sudah banyak acara talkshow kita sekarang dan juga program TV kita makin variatif. Tapi kita tunggu saja apakah mereka bisa tahan lama, hingga 20 tahun misalnya. Dulu acara si Unyil lama juga tuh, tapi kelihatannya masih kalah lama sama Doraemon…:-)

  5. nona Says:

    Mas Philips, di CSIS koq gak mau magang di perpusnya juga? hehehehe :p

  6. philips vermonte Says:

    lho Nona muncul…apa kabar? Sering magang bantuin Yudi ‘memantau’ pengunjung perpus CSIS kalau lagi rame…:-)

  7. papabonbon Says:

    kalau tukul, karena kebanyakan banyolan, apa bisa tahan mas. kalau menurut saya sih, talk shownya mas farhan dan kinck andi nya andi f. nonya jauh lebih bermutu. tapi ratingnya dikebut sama oom tukul ..huehehehhe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: