HUT RI dan Layar Tancep

Tempo hari saya pernah post di blog ini soal hiburan layar tancep dan ruang publik. Barusan saya akses Detik.com yang memberitakan pagelaran layar tancep di Jakarta dalam rangka HUT RI. Ini dia yang saya maksudkan, penyelenggaraan hiburan murah meriah untuk warga kota. Semoga berlanjut…Beritanya saya kutip dibawah ini:

Nonton 61 Layar Tancep di GBK Yuk!
Kris Fathoni W – detikcom
Jakarta – Malam mingguan mau nonton film tapi tongpes? Jangan khawatir! Nonton saja layar tancep sepuas-puasnya di area parkir timur atau seputar Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Ada 61 film yang akan diputar dan… gratis!

Busyet! Kok bisa sampai 61 film? Rupanya jumlah ini terkait dengan usia kemerdekaan Indonesia yang sudah mencapai 61 tahun.

Berminat ikutan nonton? Film akan diputar mulai pukul 19.00 WIB, hari ini, Sabtu (19/8/2006) hingga pukul 03.00 WIB dinihari, Minggu 20 Agustus 2006. Jadi, buruan mandi, dandan, dan segera berangkat.

Berhubung acara “Festival 61 Layar Tancap” ini terkait erat dengan agustusan, film-film yang akan diputar pun bertema seputar itu. Eits… jangan keburu kecewa. Beberapa film hiburan juga akan diputar.

61 Film Indonesia dari berbagai periode itu antara lain RA Kartini, Si Pitung, Surabaya 45, Doea Tanda Mata, Cas-Cis-Cus, Pacar Ketinggalan Kereta, Bibir Mer, Sangkuriang.

Kemudian ada juga film-film karya anak bangsa yang berprestasi memperoleh penghargaan, baik dalam lingkup nasional maupun internasional, seperti November 1828.

Selain itu terdapat beberapa kategori/tema film yang akan diputar, yaitu film anak-anak dan remaja, film drama, komedi, film laga, horor, film sejarah nasional dan film perjuangan bangsa.

Film tertua yang akan diputar adalah sebuah film berjudul Tiga Dara karya sutradara Usmar Ismail produksi Perfini tahun 1956, dan film terbaru adalah Anne van Jogja karya sutradara Bobby Sandy, produksi Jatayu Cakrawala Film & Video, Panitia Tetap Film Kompetitif BudPar, tahun 2004.

Cukup variatif kan! Acara ini diselenggarakan Panitia Nasional HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-61 Republik Indonesia yang didukung oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar), Persatuan Film Keliling Indonesia (Perfiki), dan Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi).

Belum pernah nonton layar tancep? Well… Jelas beda dengan nonton di bioskop. Jadi, nggak ada ruginya merasakan sarana hiburan merakyat yang pernah mencapai masa keemasannya pada era 70-an ini.

“Acara ini juga sebagai upaya mencerdaskan bangsa dan menumbuhkan kecintaan dan apresiasi masyarakat terhadap film Indonesia,” kata Ketua III Bidang Seni dan Budaya Panitia Nasional HUT ke-61 Proklamasi Kemerdekaan RI Sapta Nirwandar, yang juga Sekretaris Jenderal Depbudpar.

So… Tunggu apalagi? Ini bisa jadi alternatif hiburan berkualitas yang tidak hanya unik, tapi juga baru pertama kali terjadi. 61 Film diputar nonstop booo… Yuk nonton layar tancep! (sss)

3 Tanggapan to “HUT RI dan Layar Tancep”

  1. dodi Says:

    mestinya diadakan Hari Layar Tancap Nasional ya Pak. *biar libur* hihihi

  2. ARIFIN Says:

    tolong donk kasi tau gmna caranya kala mau cari data tentang layar tancep. Rencananya mau buat tugas akhir yang temanya layar tancep.tolong donk di kasi tau gmna cara dapet datanya.

  3. bierien46 Says:

    mestinya diadakan video layar tancep mengenai hut ri…..biar seru gitu loch.he.he…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: